Hutan kuil yang terkait erat dengan penduduk setempa

Hutan ini merupakan bagian utama dari “Hutan Warga” setempat, dan terdiri dari bagian hutan utama yang ditumbuhi pohon cedar, cemara, pohon ek, kobushi magnolia, dan banyak lagi.
Bagian utama dikelilingi oleh hutan buatan dengan pohon cedar dan cemara.
Ada juga pohon sudajii raksasa dengan diameter setinggi dada 3,48 meter yang tercatat pada saat penetapan.
Usia pohon cedar tersebut diperkirakan mencapai 100 tahun (kurang lebih 10 tahun).
Sejumlah besar varietas tanaman herba yang berbeda juga telah diidentifikasi di sini, termasuk Arisaema urashima, lonceng peri Jepang, miyama-naruko-yuri (“lili genta gunung”), lili berseri keemasan, Chloranthus Jepang, dan banyak lagi.