Keio-mogusaen

Di zaman Edo terdapat kuil Shoren-ji di sini, namun kini hanya reruntuhannya yang masih tersisa dan terawat serta terbuka untuk umum.
Di bulan Februari, Anda dapat menyaksikan keindahan 500 batang pohon ume (aprikot Jepang) yang terbagi ke dalam 50 jenis dan saling berlomba untuk mekar.
Seiring bergantinya musim, jenis bunga yang mekar dan dedaunannya pun beragam: mulai dari wisteria, hydrangea, momiji, narkissos, dll.
Taman yang terletak di dataran tinggi bukit Tamakyuryo ini tersohor dengan pemandangannya yang memukau di zaman Edo, dan di era Meiji tempat ini banyak dikunjungi oleh para sastrawan seperti Wakayama Bokusui dan Kitamura Tokoku.