Kaizando
Terletak di samping aula utama yang terbuat semuanya terbuat dari kayu pohon cemara.
Banguna dikatakan sebagai arsitektur khas Zaman Showa.
Dibangun kembali pada tahun 1961 (Showa 36 tahun).
Di sini diabadikan patung pendiri Kuil Saijoji Ryouan Emyo dan pendeta penerus.