(2) Kuil Mitsuishi
(2) Kuil Mitsuishi
Rute jalan kaki seseragi / (C) Daerah Stasiun Mishima Hirokoji
Tempat yang direkomendasikan di sekitar
Taman Rakujuen
Taman Rakuju dahulu dirancang sebagai vila Pangeran Komatsu Akihito.
Taman ini merupakan taman dengan pemandangan terindah di Jepang karena seluruh taman dan bangunannya dibangun di atas lahan yang pernah dialiri lava dari Gunung Fuji(aliran lava Mishima) sepuluh ribu tahun yang lalu.
Daerah Hijau Mizunosono
Daerah Hijau Mizunosono adalah taman yang kaya akan alam yang berada di tengah Sungai Genbe yang mengalir dari Taman Rakujuen (Kolam Kohama) hingga kolam Nakazato Onsuichi.
Di area seluas kira-kira 3200m2, terdapat titik mata air, dan di kolam kecil yang memanfaatkan air dari sungai serta ikan mas berenang dengan santai.
Jembatan Genpei Shirahata
Jembatan Genpei Shirahata yang membentang di atas Sungai Genbe merupakan salah satu dari Sunzu Goshikibashi (jembatan 5 warna) pada zaman Edo.
Sungai Shinomiya
Sungai kecil yang dialihkan dari sungai Genbe.
Menurut cerita, namanya berasal dari Kuil Hirose Izu Shinomiya.
Kuil Mitsuishi
Kuil yang dipercaya bermula dari pemujaan Dewa Inari di atas tiga megalit yang berada di tepi Sungai Genbe.
Toki no Kane (Lonceng Waktu)
“Toki no Kane” yang berada di pekarangan Kuil Mitsuishi yang berlokasi di sekitar Sungai Genbe adalah salah satu dari 8 pemandangan di Mishima yang dikenal oleh wisatawan dan penduduk Mishima sejak era Edo.
Kembali ke "Mishima"