Kuil Sakamoto & Bunga Plum di Taman Saidani Ryoma

Kuil Sakamoto, yang didedikasikan untuk leluhur keluarga Sakamoto, juga merupakan tempat pemakaman Hikosaburo generasi kedua dan Tarozaemon generasi ketiga.
Kemudian, generasi keempat, Hachibei, memulai pegadaian "Saidaniya" di kota kastil Kochi dan menjadi saudagar kaya—sedemikian rupa sehingga dikatakan, "Di kota atas, ada Saidaniya."
Makam Taro Goro Sakamoto generasi pertama juga berjarak sekitar 10 menit berjalan kaki dari Kuil Sakamoto.
Penduduk menanam pohon plum merah dan putih di sekitar Kuil Sakamoto untuk menghormati Ryoma Sakamoto, yang menggunakan alias Umetaro Saidani—di mana ume berarti plum dalam bahasa Jepang.
Bunganya mekar di awal musim semi, menciptakan pemandangan yang indah.
