Pulau Kabushima

Berfungsi sebagai tempat berkembang biak bagi camar ekor hitam, Kabushima ditetapkan sebagai monumen alam nasional.
Awalnya merupakan pulau yang terpisah, namun kemudian terhubung ke daratan utama setelah Tentara Kekaisaran Jepang membangun jalan lintas pada tahun 1942.

Camar ekor hitam terbang untuk membesarkan anak-anak mereka setiap tahun dari bulan Maret hingga Agustus.
Pulau ini dipenuhi dengan camar ekor hitam, yang dikatakan berjumlah antara 30.000 dan 40.000 ekor.
Di Hachinohe, camar ekor hitam telah lama dihargai sebagai pembawa pesan dewi Jepang Benzaiten (pelindung kemakmuran dan perikanan) dari Kuil Kabushima, yang membimbing para nelayan.

Pada pertengahan bulan Mei, bunga canola bermekaran di pulau ini.
Warna kuning dari bunga canola, warna merah dari gerbang torii Kuil Kabushima, bulu putih burung camar ekor hitam, dan langit biru menciptakan kontras yang indah.

●Klik di sini untuk memesan aktivitas yang dapat Anda nikmati di daerah Hachinohe:
https://visithachinohe.com/experience/platform/