Meriam berkaliber 12.7 cm
Meriam berkaliber 12.7 cm



Seusai Perang Pasifik dibuatlah secara kilat sebuah meriam berkaliber 12.7 cm dengan tujuan untuk membalas serangan dari pesawat B-29.
Karena dibuat dengan tergesa-gesa, meriam yang kemungkinan dibuat dari pasir pantai ini betonnya banyak tercampur dengan kerang.
Ada dua tempat senapan tinggi laras ganda ditempatkan.
Meriam ini tidak dapat berfungsi seperti yang diharapkan saat terjadi serangan udara yang menyasar Kapal Perang Nagato di pelabuhan militer Yokosuka pada bulan Juli tahun 1945 (tahun ke-20 Zaman Showa).